Sabtu, 07 Februari 2009


Sebagian orang sering menyebut dirinya beragama Islam namun diantara mereka belum mengetahui arti dari islam itu sendiri. Oleh sebab itu dengan sedikit ilmu yang saya ketahui saya akan memberikan sedikit pengetahuan mengenai pengertian islam dan beberapa hal mengenai agama islam yang mudah-mudahan menambah ilmu pengetahuan dan rasa keimanan kita dalam bulan ramadhan ini.


Islam, menurut bahasa dapat diartikan menjadi beberapa pengertian yaitu

Salam yang artinya selamat, aman sentosa, sejahtera, yakni aturan hidup yang yang dapat menyelamatkan manusia didunia dan akherat. Kata salam terdapat dalam Al-qur’an surat Al-anam:54, surat Al-araf: 46 dan surat An-Nahl: 32.
Aslama yang artinya menyerah atau masuk islam, yakni agama yang mengajarkan diri menyerah kepada Allah, tunduk dan taat kepada hukum Allah tanpa tawar menawar. Kata aslama terdapat pada Al-Qur’an surat Al-Baqarah :112, surat Al- Imran :20 dan 83 dan surat An-Nisa:125 dan surat Al-An’am :14.
Silmun yang artinya keselamatan atau perdamaian, yakni agama yang mengajarkan hidup yang damai dan selamat. Kata silmun terdapat dalam surat Al-Baqarah :208 dan surat Muhammad:35.
Sulamun yang artinya tangga, kendaraan, yakni peraturan yang mengangkat derajat kemanusiaan manusia atau peraturan yang dapat mengantarkan orang kepada kehidupan yang bahagia dan sejahtera di dunia dan akhirat.

Kebenaran Agama Islam
Perlu dikemukakan bahwa ilmu agama tidak membicarakan tentang kebenaran suatu agama. Ilmu agama membicarakan tentang seluk beluk agama-agama. Yang membicarakan tentang kebenaran suatu agama adalah ilmu ketuhanan (teologi) tiap-tiap agama yang bersangkutan.
Disamping itu, jika dikaitkan dengan pernyataan Al-Qur’an sebagai kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad sebagai Nabi pamungkas, tentang kebenaran islam, pernyataan itu harus dianggap benar karena datangnya dari Allah SWT, sebagai tuhan yang Maha Tahu. Penegasan Allah itu sendiri sangat diperlukan agar manusaia tidak ragu-ragu dikemudian hari tentang kebenaran agama Islam sesuai dengan kehendak Iradat Allah sendiri.
Dalam Al-Qur’an Allah telah menegaskan sendiri tentang agama islam sebagai agama bagi seluruh umat beragama.
Surat Al-Imran: 83 yang artinya :
“Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama (yang datang)dari Allah, padahal kepada-Nya lah menyerahkan diri segala apa yang ada dilangit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan kepada Allah lah mereka akan dikembalikan”.
Ayat di atas menjelaskan bahwa agama yang benar adalah yang datang dari Allah. Dari ayat lain diterangkan bahwa umat manusia diberi untuk mencari atau untuk mengingkarinya.
Surat Al-Kahfi :29 yang artinya :
“dan katakanlah : “Kebenaran (agama yang benar)itu datang dari tuhanmu, maka barang siapa yan mau beriman, hendaklah ia beriman, dan barang siapa yang ingin kafir biarkan ia kafir……”
Berkaitan dengan ayat tersebut di atas, dalam mendakwahkan agama islam kepada orang lain., Allah melarang adanya paksaan. Juru dakwah hanya menerangkan tentang ajaran agama islam yang didakwahkan.
Hal ini telah ditegaskan oleh allah didalam Q.S. Al-Bakarah 256 yang berbunyi :
“ Tidak ada paksaan untuk (mamasuki) agama (Islam). Sesungguhnya telah jelas jalan yang benar dari jalan yang salah. Oleh karena itu barang siapa yang ingkar kepadaku,(jin setan atau patung-patung dan apa saja yang disembah selain Allah SWT) dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya berpeganglah pada tali yang kuat yang tidak akan putus. Dan Allah maha mendengar lagi maha mengetahui.”

Sumber pokok ajaran islam adalah Al-Qur’an dan Hadis Nabi.

Al-Qur’an
Definisi Menurut subhi salih Al-Qur’an adalah mu’jizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW yang tertulis dalam musahaf yang diriwayatkan dengan cara mutawatir dan dipandang ibadah bagi yang membaca.

Al-Qur’an sebagai kitab suci yang mempunyai beberapa nama yaitu:

Al-Qur’an ,artinya “bacaan” kata tersebut antara lain dalam surat Al Baqarah : 185 Al-Isra’ :9 dan 82.
Al-kitab,artinya “yang ditulis” dalam Al-Qur’an kata alkitab disebutkan 99 tempat diantaranya dalam surat Al-Baqarah :2 Al-kafi :1 dan lain sebagainya.
Al Furqan, artinya “pemisah” hal ini disebutkan dalam surat Al-Fuqran ayat
Az-Zikr artinya “peringatan”dalam surat Al-Asry :9; Al-NAhl :44; AL-Fuqran :18.

Kedudukan dan Fungsi Al-Qur’an

Sebagai petunjuk dan pedoman hidup bagi umat manusia
Sebagai sumber hukum dari segala hukum .
Isi ajaran Al-Qur’an, di samping sebagai pembenar. Juga sebagai korelasi ajaran agama samawi terdahulu.
Sebagai mu’jizat Nabi Muhammad.

Aspek –Aspek Ajaran Islam

Secara garis besar, aspek ajaran Islam terdiri atas 3 hal yaitu akidah, syariah dan akhlak.

Akidah
Dari segi bahasa, akidah berarti ikatan kepercayan keyakinan atau iman, sementara itu dari segi istilah akidah atau iman adalah jika seseorang mengikrarkan dengan lisan, meyakini dalam hati, dan mengamalkan dengan apa yang dilakukan sehari-hari. Akidah atau iman adalah merupakan fondasi agama ajaran islam yang sifat ajarannya pasti, mutlak kebenarannya, terperinci dan monoteistis. Ajaran intinya adalah mengintikan meng-Esa-kan Tuhan (tauhid). Pembahasan akidah Islam berkisar pada akidah yang terumuskan alam rukun iman yang keenam, yaitu iman kepaa Allah iman kepada malaikat, iman kepada kitab Allah, iman kepada Rasul-Rasul, iman pada Hari kiamat dan iaman kepada Qada dan Qadar.

Syariah
Syariah dapat dibagi menjadi beberapa bagian yaitu Ibadah Mahdah dan ghairu Mahdah

Ibadah mahdhah, yaitu aturan-aturan tentang tata cara manusia dengan Allah, seperti yang tercantum dalam rukun islam yang kelima.
Ibadah ghairu mahdhah yitu segala perbuatan dan perkataan yang baik menurut agama yang dilakukan untuk mencari keridaan Allah .

Akhlak
Akhlak merupakan etika perbuatan kita dalam hubungan antara sesama manusia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar